NewsSport

Semen Padang FC Gagal Menang Meski Adhyaksa FC Bermain dengan 9 Pemain, Skor 1-1

×

Semen Padang FC Gagal Menang Meski Adhyaksa FC Bermain dengan 9 Pemain, Skor 1-1

Sebarkan artikel ini
Semen Padang FC gagal membawa pulang kemenangan saat menghadapi Adhyaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027, Minggu (8/11/2026). (FOTO MEDIA OFFICIAL SEMEN PADANG FC)

PopsEra.id–Semen Padang FC gagal membawa pulang kemenangan saat menghadapi Adhyaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

Meski lawan harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain, Kabau Sirah tetap tidak mampu menambah gol dan harus puas bermain imbang 1-1.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/11/2026) malam, menjadi kesempatan yang gagal dimaksimalkan Semen Padang FC untuk mengamankan tiga poin.

Hasil imbang ini terasa mengecewakan bagi Kabau Sirah. Sebab, Adhyaksa FC kehilangan dua pemain pada babak kedua setelah masing-masing diganjar kartu merah.

Adhyaksa FC lebih dahulu kehilangan Reiva pada menit ke-85. Pemain tersebut menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Rezaldi Hehanussa.

Situasi semakin menguntungkan Semen Padang FC setelah Adhyaksa kembali kehilangan pemain.

Eduard Mandosir juga diusir wasit setelah memprotes keputusan hakim garis dengan menendang bola hingga mengenai tubuh sang hakim garis.

Dengan kondisi tersebut, Adhyaksa FC harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.

Namun, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan Semen Padang FC untuk mencetak gol kemenangan. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.

Hasil ini membuat Semen Padang FC hanya memperoleh tambahan satu poin. Kabau Sirah masih menempati peringkat kelima klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi 14 poin.

Sementara itu, Adhyaksa FC berada di peringkat kedelapan dengan raihan delapan poin.

Adhyaksa FC Unggul Lebih Dahulu

Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang FC sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal.

Baca Juga  Daftar 4 Film Indonesia Terbaru yang Tayang 5 November 2026, Horor hingga Komedi

Kabau Sirah berusaha mengambil inisiatif serangan untuk membongkar pertahanan Adhyaksa FC.

Peluang pertama hadir pada menit kelima melalui tendangan bebas. Pelanggaran terhadap Novri Setiawan membuat Semen Padang mendapatkan kesempatan bola mati yang dieksekusi Zulkifli. Namun, tendangannya belum menghasilkan ancaman berarti.

Tiga menit berselang, Kabau Sirah kembali mendapatkan peluang melalui skema serangan balik.

M. Rahmat berhasil melewati pemain bertahan Adhyaksa dan mengirimkan umpan lambung kepada Junior Batista. Sayangnya, sundulan Junior Batista belum menemui sasaran.

Tekanan Semen Padang berlanjut pada menit ke-16. Junior Batista kembali memperoleh kesempatan di dalam kotak penalti, tetapi keragu-raguannya dalam melepaskan tembakan membuat peluang tersebut berhasil digagalkan pemain belakang Adhyaksa.

Meski lebih banyak mendapat tekanan, Adhyaksa FC justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-24.

Gol berawal dari situasi tendangan bebas. Bola yang sempat mengenai kepala pemain belakang Semen Padang mengarah ke area kotak penalti.

Fabio Azka kemudian memanfaatkan bola tersebut dengan melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kanan.

Tembakannya meluncur deras ke gawang dan gagal diantisipasi penjaga gawang Semen Padang FC. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Adhyaksa FC.

Tertinggal satu gol, Kabau Sirah berusaha meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang kembali tercipta, termasuk melalui Junior Batista yang menyambut umpan lambung dari sisi kiri pada menit ke-37.

Namun, sundulannya belum mampu menghasilkan gol. Semen Padang kembali memperoleh peluang pada menit ke-42 melalui Zulkifli. Akan tetapi, upaya tersebut masih dapat digagalkan barisan pertahanan Adhyaksa.

Baca Juga  Kabut Asap Makin Tebal, Pemko Padang Alihkan Sekolah PAUD-TK, SD dan SMP ke Pembelajaran Jarak Jauh

Kerja keras Kabau Sirah akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.

Pada menit ke-45, Risman Maring berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.

Bola meluncur ke sudut kiri atas gawang dan tidak mampu dijangkau penjaga gawang Adhyaksa FC.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang Semen Padang untuk membalikkan keadaan.

Unggul Jumlah Pemain, Kabau Sirah Tetap Gagal Menang

Memasuki babak kedua, kedua tim masih berusaha mencari gol tambahan. Semen Padang berupaya menekan pertahanan Adhyaksa, sementara tim berjuluk Sang Jaksa berusaha mempertahankan keseimbangan permainan.

Petaka bagi Adhyaksa terjadi pada menit ke-85 ketika Reiva menerima kartu merah setelah sebelumnya mengantongi kartu kuning.

Tidak berhenti sampai di situ, Adhyaksa kembali kehilangan pemain pada penghujung pertandingan.

Eduard Mandosir juga harus meninggalkan lapangan setelah melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang bola ke arah hakim garis hingga mengenai tubuhnya.

Adhyaksa pun harus bertahan dengan sembilan pemain menghadapi tekanan Semen Padang.

Namun, keunggulan dua pemain tersebut tidak mampu dimanfaatkan Kabau Sirah untuk mencetak gol tambahan.

Sampai wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tidak berubah. Semen Padang FC gagal membawa pulang kemenangan meski memiliki keunggulan jumlah pemain pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kabau Sirah, terutama dalam memaksimalkan peluang dan memanfaatkan situasi pertandingan ketika menghadapi lawan yang bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. (*)