HeadlineMusik dan FilmNews

Mario G Klau Gandeng Grace Kaitlin di Single Terbaru Riuh, Kisahkan Hubungan Penuh Ego

×

Mario G Klau Gandeng Grace Kaitlin di Single Terbaru Riuh, Kisahkan Hubungan Penuh Ego

Sebarkan artikel ini
Mario G Klau gandeng Grace Kaitlin dalam single Riuh. (INSTAGRAM GRACE KAITLIN)

PopsEra.id–Mario G Klau kembali menyapa para pendengarnya melalui single terbaru berjudul Riuh.

Dalam karya terbarunya ini, Mario menggandeng Grace Kaitlin untuk membawakan lagu duet yang mengangkat cerita tentang hubungan asmara yang perlahan dipenuhi ego, gengsi, dan perasaan yang sulit diungkapkan.

Riuh hadir dengan cerita yang dekat dengan dinamika hubungan banyak pasangan. Lagu tersebut tidak hanya menggambarkan pertengkaran dalam hubungan, tetapi juga mengisahkan emosi yang muncul ketika salah satu pihak terlalu sering mengalah dan mengikuti keinginan pasangannya.

Menurut Mario, lagu tersebut berangkat dari gambaran sebuah hubungan yang pada awalnya dipenuhi cinta.

Namun, seiring berjalannya waktu, salah satu pihak mulai kehilangan ruang untuk menyampaikan apa yang sebenarnya dirasakan.

Berbagai perasaan yang tidak pernah disampaikan akhirnya menumpuk. Kondisi tersebut kemudian diibaratkan seperti bom waktu yang sewaktu-waktu dapat meledak dan memengaruhi hubungan.

“Riuh itu suara keras kepala dari semua orang. Kadang ada banyak hal yang tidak bisa kita ungkapkan secara langsung karena ada gengsi, ego, atau rasa takut kalau hubungan itu justru berakhir ketika semuanya diucapkan,” ungkap Mario.

Baca Juga  Distribusi Air Padang Terganggu, Perumda Lakukan Perbaikan Pipa DN 600 di IPA Gunung Pangilun

Kisahkan Seseorang yang Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Melalui lirik lagu tersebut, Mario mencoba menggambarkan kondisi seseorang yang secara perlahan kehilangan ruang untuk menjadi dirinya sendiri demi mempertahankan hubungan.

Penggambaran tersebut terlihat melalui penggalan lirik, “Semenjak ku ikuti caramu, semenjak mengiyakan maumu…”.

Lirik tersebut merepresentasikan seseorang yang terus berusaha mengikuti keinginan pasangannya.

Keputusan untuk terus mengalah dilakukan demi menjaga hubungan tetap bertahan, meskipun di sisi lain terdapat perasaan dan keinginan pribadi yang tidak tersampaikan.

Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi konflik batin. Perasaan yang terus dipendam membuat hubungan menjadi semakin penuh tekanan.

Dalam Riuh, Mario dan Grace Kaitlin membawa pendengar untuk melihat sisi lain dari konflik dalam hubungan asmara.

Perselisihan tidak selalu muncul karena hilangnya rasa cinta, tetapi dapat terjadi ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik dan masing-masing pihak terlalu mempertahankan ego.

Mengambil Jarak untuk Menenangkan Pikiran

Dalam cerita yang diangkat melalui Riuh, keputusan untuk mengambil jarak menjadi salah satu cara yang dipilih ketika emosi mulai memuncak.

Baca Juga  Gunung Marapi Erupsi 16 April 2026, Kolom Abu Capai 1.600 Meter

Jarak tersebut bukan semata-mata menjadi tanda berakhirnya hubungan. Sebaliknya, keputusan itu dapat menjadi kesempatan untuk menenangkan pikiran, memahami perasaan masing-masing, dan mencari jalan keluar dari persoalan yang sedang dihadapi.

Pesan tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam lagu Riuh. Mario ingin menggambarkan bahwa hubungan membutuhkan ruang untuk saling memahami, bukan sekadar mempertahankan hubungan dengan terus mengalah.

Kolaborasi Mario G Klau dan Grace Kaitlin dalam lagu ini pun menghadirkan perspektif duet terhadap kisah hubungan yang dipenuhi perasaan terpendam.

Melalui Riuh, keduanya mengajak pendengar untuk memahami bahwa komunikasi menjadi bagian penting dalam menjaga sebuah hubungan.

Ego, gengsi, dan ketakutan untuk berbicara secara terbuka dapat membuat perasaan semakin menumpuk jika tidak diselesaikan.

Single terbaru ini sekaligus melanjutkan langkah Mario G Klau dalam menghadirkan karya yang mengangkat kisah dan emosi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari pendengarnya. (*)

Sumber: Instagram Podcast Some Story/Indogress